Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

KONFRONTASI INDONESIA-MALAYSIA TAHUN 1963-1966

Penyebab adanya konfrontasi antara Indonesia dengan Malaysia tentu ada sebab musababnya, konflik antara Indonesia-Malaysia merupakan suatu konflik saling hadap berhadapan atau dikenal dengan konfrontasi, hal ini terjadi dalam satu kawasan (regional)  yang sama yaitu Asia Tenggara, konfrontasi termasuk dalam jenis-jenis konflik, menurut Dahendrof  termasuk dalam konflik antar politik, karena Malaysia telah melanggar Perjanjian Manila ( Manila Accord ), tapi situasi memanas dan tidak memunculkan perang teritorial (kawasan) di Asia Tenggara. Tapi menurut penulis adanya konfrontasi karena campur tangan politik antara Blok Barat dan Blok Timur yang melakukan politik domino mengingat Indonesia memiliki Partai Komunis terbesar ketiga setelah Uni Sovyet dan RRC  diluar kawasan komunis (Asia Tenggara) membuat Blok Barat terutama Inggris dan Amerika merasa khawatir jika Indonesia masuk dalam Blok Timur sehingga memunculkan situasi perang regional (kawasan) di Asia Tenggara terutama dengan Mal

Politik Komedi Indonesia Bag-16

    selamat pagi agan-agan, apa kabarnya di pagi hari ini, tentunya baik-baik sajakan... sejenak mari nikmati kopi hangat kali ini walau sebenarnya sudah tidak pagi lagi, hahaha... yap kali ini penulis tidak tahu mesti mau nulis apa.. ya tentu saja ini hanya apa yang penulis lihat di sekitar, penulis merasa heran masih banyak aliran-aliran aneh dinegeri ini ada Aliran A, aliran B, ajian A, ajian z wah... betul-betul campur aduk sepertinya makin kesini makin parah aliran-aliran bahkan PKI saja dulu tahun 1960-1965 tidak seperti ini mereka tidak menyinggung agama hanya konflik politik dan disintegrasi yang keras pada saat itu..     Tapi jika organisasi masa jangan libatkan agama dong maupun SARA (Suku, Agama Ras dan antar golongan) memang secara politik merembes keberbagai arah secara horizontal ya bisa dibilang masalah sosial yang tiada habisnya, coba mereka yang sesat-sesat itu dirangkul ayo bersama kembali kepangkuan ibu pertiwi dengan kata lain kerja sama dengan Bangsa dan Nege

Perang Karimun Tahun 1827

PERANG KARIMUN 1827 Karimun merupakan sebuah pulau yang berada di Propinsi Kepulauan Riau, bukan Karimun Jawa yang berada di Propinsi Jawa Tengah,  Chi ke Wan atau yang lebih di kenal dengan Karimun sudah sejak lama disebut dalam catatan sejarah,bahkan catatan sejarah yang paling kuno ditemukan di Karimun adalah berupa batu bersurat (prasasti) yang ditemukan di Desa Pasir Panjang, untuk kemudian batu bersurat tersebut terkenal dengan sebutan Prasasti Pasir Panjang. Dalam Prasasti Pasir Panjang yang ditemukan di Desa Pasir Panjang Kecamatan Meral Kabupaten Karimun, terungkap beberapa catatan penting yang cukup kuat untuk menjadi rujukan, yaitu tentang masuknya agama Budha di Karimun, yang berarti menunjukkan telah terjadinya interaksi yang sangat intens antara penduduk Karimun beserta pulau-pulau disekitarnya dengan Cina yang terjadi sekitar abad 9 – 10 M (Tahun 800 – 900 Masehi) hal ini sebagai mana diungkapkan oleh DR. J. Brandes yang berhasil mentranskripsi dan menterjemahkan Pr

Politik Komedi Indonesia Bag 15-c

Halo agan-agan serta aganista, apa kabar semua tentu baik-baik saja di Tahun baru 2016 juga tepatnya 1947 H. dengan semangat baru tentu saja, nah di berita saya dapat tentunya sudah berita lama barang elektronik yang dibuat oleh lulusan SD dihancurkan karena tiada izin ya tentu membuat izin barang elektronik sangat mahal dengan modal yang besar tentu saja tidak terpenuhi tapi ayolah, hargai apresisasi mereka yang telah membuat hebat dan mampu mengolah barang rongsokan yang tidak bisa dipakai menjadi barang berguna tentu saja pemerintah pun satu beri proteksi pada pengusaha kecil dari mereka bangsa ini bisa meraup pundi ekonomi yang kuat, apalagi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) telah berjalan neo kapitalis pasti sedang menggerayangi Indonesia. Sebelum itu juga dalam berita agan-agan ada kasus minum kopi langsung ya tahu sendiri, selain itu juga agan-agan masih banyak berita disekeliling kita yang tidak terjamah, masyarakat Indonesia tentu "sudah tidak asing dengan segala kemaj